Rabu, 12 Oktober 2011

musik tradisional batak toba

Musik adalah salah satu hasil dari proses kebudayaan manusia dalam bentuk bunyi-bunyian yang memiliki unsur-unsur melodi, irama dan tempo. Selain itu musik juga merupakan gambaran dari kehidupan sosial masyarakat pemilik budaya tersebut yang dapat disaksikan dan didengarkan dari hasil karya para pemusik tradisional yang diturunkan secara turun-temurun dan tersosialisaikan dalam kehidupan masyarakat yang berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Demikian juga halnya dengan musik tradisi Batak Toba yang juga merupakan salah satu dari musik tradisi yang hidup dan berkembang di daerah Tapanuli Utara dan sekitarnya dan berada dalam wilayah profinsi Sumatera Utara.
Musik tradisi Batak Toba memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Adapun keunikan yang dapat jelas disaksikan dan didengarkan adalah bahwa musik tradisi Batak Toba di dalam penyajiannya termasuk dalam musik yang polymelodi. Polymelodi artinya bahwa instrumen musik yang terdapat di dalam musik tradisi Batak Toba semuanya membawakan melodi utama (hanya instrumen melodis) akan tetapi sesuai dengan karakter dari masing-masing alat musik yang membawakan melodi lagu tersebut. Sehingga hasil dari perpaduan melodi dari beberapa instrumen tersebut menjadi ciri khas dari musik tradisi Batak Toba.

Pembagian Ensambel Musik Tradisi Batak Toba


Secara gambaran umum ensambel musik tradisi Batak Toba dapat di bagi menjadi dua bagian besar, yaitu:

  1. Ensambel Gondang Sabangunan

  2. Ensambel Gondang Hasapi

Dari ke dua ensambel di atas yang paling besar dan sering digunakan untuk acara-acara besar adat Batak Toba adalah Gondang Sabangunan.

1. Ensambel Gondang Sabangunan


Adapun bentuk penyajian dan instrumen yang digunakan adalah sebagai berikut:

  1. Instrumen leader adalah Sarune Bolon yang berfungsi sebagai pembawa melodi utama sesuai dengan gaya dan ciri khas alat musik tersebut.

  2. Taganing dan gordang sebagai pembawa melodi yang sifatnya lebih ritmis meningkahi (menjahit) permainan dari Sarune (Melodi utama}.

  3. Ogung yang terdiri atas(Oloan-Ihutan-Panggora-Doal) yang berfungsi sebagai pembawa tempo dan pengatur gerakan kaki pada tor-tor (tarian tradisional Batak Toba).
  4. Hesek, sebagai ketukan dasar yang harus didengar oleh seluruh pemusik (pargonsi) sehingga ensambel Gondang Sabanguna menjadi harmonis.

2. Ensambel Gondang Hasapi


Alat musik yang dipergunakan di dalam penyajian Gondang Hasapi hampir sama dengan Gondang Sabangunan akan tetapi memiliki perbedaan, yaitu sebagai berikut :
Alat musik leader Sarune Etek (bentuknya lebih pendek sekitar 1 1/2 jengkal jari tangan} sebagai pembawa melodi utama sesuai dengan gaya dan ciri khas alat musik tersebut).
Alat musik pendamping leader Sulim (sejenis seruling dari bambu) juga memainkan melodi utama sesuai dengan gaya dan ciri khas alat musik tersebut).Taganing sebagai pembawa melodi yang sifatnya lebih ritmis meningkahi (menjahit) permainan dari
Sarune
(Melodi utama}.
Ogung yang terdiri atas(Oloan-Ihutan-Panggora-Doal) yang berfungsi sebagai pembawa tempo dan pengatur gerakan kaki pada tor-tor (tarian tradisional Batak Toba).
Hesek,sebagai ketukan dasar yang harus didengar oleh seluruh pemusik (pargonsi) sehingga ensambel Gondang Sabangunan menjadi harmonis.
Demikianlah sekilas penjelasan tentang musik tradisi Batak Toba, semoga ada manfaatnya bagi pembaca yang mengunjungi blog saya ini. Sampai jumpa di tulisan berikutnya. Kritik dan saran membangun sangat dibutuhkan demi perbaikan pada tulisan-tulisan yang akan datang. Terima kasih. May God Bles Us.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar